HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Bijak Bermedia Sosial Jika Tidak Ingin Terperangkap Jadi Korban Kejahatan Dunia Maya

Payakumbuh,BeritaSumbar.Id,- Indonesia termasuk negara tertinggi masyarakatnya aktif di dunia maya. Untuk Provinsi Sumatera Barat salah satu papan atas warga tereksis di platform dunia maya saat ini. Data ini didapat dari berbagai lembaga survey tingkat aktivitas masyarakat menggunakan dunia maya di negeri ini. Tentu hal ini ada dampak positif dan negatifnya. 

Dampak positif, para warga net atau pengguna dunia maya bisa menghasilkan cuan untuk peningkatan ekonomi. Negatifnya kejahatan siber tidak bisa di pungkiri. Seperti saat ini viral kasus kasus video call yang tidak senonoh diedarkan di dunia maya. Dan bahkan jadi bahan untuk tindak kriminal pemerasan oleh oknum pelaku kepada korban. 

Dalam kasus video call tidak senonoh, admin media sosial media ini sudah banyak menerima curhatan para korban pemerasan karean video call mereka di rekam layar oleh pelaku. Pelaku menggunakan rekaman tersebut untuk mengancam korban agar mengetor sejumlah uang. 

Pada umumnya korban adalah orang orang yang baru mencoba aktif di dunia maya dan pemahaman akan dunia maya sangat minim. Gampang terprovokasi postingan, gampang terpancing foto profil lawan jenis yang tampil menarik. Tidak paham bahwa di dunia maya akun akun anomin yang mencari target seliweran. 

Dari curhatan para korban pada umumnya mereka terpancing meminta pertemanan atau mengkonfirmasi permintaan pertemanan dengan akun yang sebenarnya tidak dia kenal langsung. Hanya terpancing dengan tampilan profil menarik. Biasanya begitu dikonfirmasi langsung oknum pelaku melancarkan jurus jurus memabukan membuai target. 

Disini kita diminta untuk lebih hati hati dalam menerima atau meminta pertemanan di dunia maya. Pastikan akun yang kita add/follow betul kita kenali admin atau pemilik akun. Jangan sampai karir dan keluarga hancur karena kebablasan dalam bermain dunia maya. Rujakan netijen tidak akan bisa terbendung kalau sudah viral di media sosial. 

Juga dalam menyikapi link link yang tidak jelas di sebar via aplikasi chat. Banyak digunakan para pelaku tindak kejahatan dunia maya untuk menjebol perangkat lunak kita dengan menitip virus di link tersebut. Jika di klik, mereka akan bisa mengakses akun akun yang ada di handphone kita. Apalagi hp yang ada aplikasi MBanking, user dan pasword bisa mereka kuasai untuk menguras isi rekening.