HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Menteri Pertanian RI Tinjau Sawah Terdampak Bencana di Padang Pariaman, Pastikan Percepatan Rehabilitasi

Padang Pariaman,BeritaSumbar.ID,  — Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke Bendung Anai, Korong Tanah Taban, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (14/4/2026) pagi.

Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 08.35 WIB tersebut bertujuan untuk meninjau langsung kondisi persawahan masyarakat yang terdampak bencana alam yang terjadi pada 26–28 November 2025 lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian didampingi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, serta Kasiter Korem 032/Wirabraja Letkol Kav Dicko Irawan Kesuma. Kehadiran rombongan disambut oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Turut hadir dalam penyambutan antara lain Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol, S.I.P, Danramil 05/Lubuk Alung Kapten Czi Delri Putra yang mewakili Dandim 0308/Padang Pariaman, para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, kepala OPD, camat se-Kabupaten Padang Pariaman, wali nagari se-Kenagarian Lubuk Alung, kelompok tani, serta masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan kedatangan Menteri di lokasi Bendung Anai. Selanjutnya, pada pukul 08.35 WIB rombongan bergerak meninjau area persawahan yang mengalami kerusakan akibat bencana. Lima menit kemudian, rombongan tiba di titik lokasi sawah terdampak dan melakukan peninjauan langsung.

Setelah peninjauan, pada pukul 09.25 WIB rombongan kembali menuju tenda tamu di Bendung Anai. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Gubernur Sumatera Barat dan arahan dari Menteri Pertanian RI.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Barat menyampaikan bahwa bencana yang terjadi pada November lalu merupakan masa yang berat bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa pada fase awal, pemerintah fokus pada evakuasi dan penyelamatan jiwa masyarakat ke tempat yang lebih aman.

“Setelah masyarakat berada di tempat yang aman, pemerintah daerah bersama bupati dan wali kota berupaya menghadirkan alternatif mata pencaharian, termasuk melalui pengembangan UMKM, agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam arahannya menegaskan pentingnya pengawalan ketat terhadap penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Saya minta seluruh jajaran birokrasi, baik provinsi maupun kabupaten/kota, memastikan bantuan sampai tepat waktu dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan bertanggung jawab penuh terhadap proses rehabilitasi lahan pertanian yang rusak hingga selesai. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan untuk mendukung pemulihan sektor pertanian.

“Kepada dinas PU provinsi dan kabupaten, saya harapkan dalam waktu satu bulan seluruh lahan persawahan yang rusak dapat diperbaiki, sehingga petani bisa kembali bercocok tanam,” tambahnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam percepatan pemulihan sektor pertanian di Kabupaten Padang Pariaman, sekaligus memberikan kepastian kepada para petani untuk kembali beraktivitas setelah terdampak bencana. (Andra Sikumbang)