Rumah Ibu Masraini di Jorong Gudam Masuki Tahap Finishing Oleh Tim Satgas TMMD ke 127
Tanah Datar,BeritaSumbar.ID,– Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Masraini di Jorong Gudam, Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0307/Tanah Datar kini telah memasuki tahap finishing, setelah sebelumnya pengerjaan struktur utama rumah berhasil diselesaikan dengan baik.
Memasuki tahap akhir pembangunan, personel Satgas TMMD bersama warga setempat mulai menuntaskan sejumlah pekerjaan penting, di antaranya penyelesaian pemasangan genteng atau penutup atap, pemasangan jendela, serta pengecoran lantai rumah. Tahapan ini menjadi penentu akhir agar rumah tersebut benar-benar siap ditempati dan dapat memberikan kenyamanan bagi penghuninya.
Komandan Satgas TMMD Ke-127 menyampaikan bahwa program RTLH merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak, aman, dan sehat. Menurutnya, kehadiran rumah yang kokoh tidak hanya memberikan perlindungan secara fisik, tetapi juga mampu menghadirkan rasa tenang dan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
Semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam proses pengerjaan rumah Ibu Masraini. Sejak awal pembangunan hingga memasuki tahap finishing, personel Satgas TMMD dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Kebersamaan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan warga dapat menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat desa.
Dengan penyelesaian pemasangan atap, jendela, dan pengecoran lantai, rumah Ibu Masraini kini semakin mendekati kondisi layak huni. Diharapkan dalam waktu dekat seluruh pekerjaan finishing dapat tuntas, sehingga Ibu Masraini dan keluarga segera dapat menempati rumah yang lebih nyaman, aman, dan sehat untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Pelaksanaan TMMD Ke-127 di Kabupaten Tanah Datar sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Kehadiran program ini menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat dalam membangun desa, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan bersama. (**)
