HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

“IDI Kuat, Masyarakat Sehat” – dr. Nedi Hidayat Nahkodai IDI Tanah Datar di Tengah Tantangan Kesehatan Daerah


Tanah Datar – BeritaSumbar.ID,- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tanah Datar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) dengan mengusung tema “Penguatan solidaritas organisasi, profesionalisme anggota dan sinergi dalam transformasi layanan kesehatan”. Dalam forum tersebut, dr. Nedi Hidayat, Sp.A, M.Biomed terpilih sebagai Ketua IDI Cabang Tanah Datar periode 2026–2029.

Muscab yang dihadiri para dokter umum dan dokter spesialis ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi di tengah dinamika layanan kesehatan yang terus berkembang.

Dalam orasi pembukaan Muscab, dr. Akmal M. Hanif, Sp.PD, SKP menegaskan bahwa IDI memiliki posisi strategis, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

“IDI sudah berdiri selama 75 tahun dan bergabung dalam asosiasi dokter dunia *World Medical Association* (WMA), bahkan pernah menjadi ketua. Kalau tidak salah waktu itu dokter Kartono Muhammad, ketua Ikatan Dokter Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, IDI merupakan organisasi profesi yang identik dengan representasi resmi dokter suatu negara di level internasional. “Jumlah anggota saat ini yang terdaftar 220.000 dokter umum dan dokter spesialis,” jelasnya, sembari menekankan pentingnya solidaritas dan profesionalisme anggota di tengah tantangan pelayanan kesehatan.

Usai terpilih, dr. Nedi Hidayat, Sp.A, M.Biomed menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk membawa IDI Tanah Datar lebih maju dan bermanfaat.

“Alhamdulillah sudah selesai Muscab pemilihan tadi sore, kegiatan berjalan baik. Terima kasih pada panitia pelaksana, mudah-mudahan kami bisa bersama-sama membangun IDI Tanah Datar yang bermanfaat bagi anggota, pemerintah dan masyarakat,” ujarnya saat dihubungi awak media melalui pesan WhatsApp.

dr. Nedi menegaskan, kepengurusan ke depan akan fokus pada penguatan organisasi, peningkatan kualitas profesional anggota, serta memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah, dalam rangka transformasi layanan kesehatan.

Direktur RSUD Hanafiah SM Batusangkar, dr. Nurman Eka Putra, mengungkapkan rasa bangga dan harapannya kepada ketua IDI Tanah Datar yang baru saja terpilih. Menurut dr. Nurman Eka Putra, IDI Tanah Datar harus dapat menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi semua dokter yang bekerja di Kabupaten Tanah Datar, sehingga IDI Tanah Datar dapat diibaratkan sebagai rumah besar bagi mereka.

IDI sebagai rumah besar bagi dokter, khususnya di Kabupaten Tanah Datar, dapat menjadi wadah untuk menghubungkan seluruh dokter. Dengan ini, para dokter dapat tetap bersatu dan kompak, seperti yang telah tercantum dalam Sumpah Kedokteran dan Kode Etik Kedokteran.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi IDI dengan pemerintah daerah, terutama dalam program unggulan bidang kesehatan. “Diharapkan bisa bersinergi dengan pemerintah, terutama program yang terkait dengan bidang kesehatan, dalam hal ini pelayanan *merdeka berobat* serta penanganan dan pencegahan stunting di masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, dr. Nurman mendorong IDI Tanah Datar untuk terus meningkatkan pengabdian sosial yang selama ini sudah berjalan, termasuk peran aktif dalam penanganan bencana di daerah. “Pengabdian sosial dan bantuan dalam penanganan bencana yang juga sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu perlu terus diperkuat,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan singkat namun kuat: “IDI kuat, masyarakat sehat.”

Muscab IDI Tanah Datar ini menjadi momentum penting untuk mempertegas peran dokter di tingkat daerah. Peran dokter di sini tidak hanya sebatas sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan kesehatan. Dengan demikian, dokter dapat berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di daerah tersebut. Muscab IDI Tanah Datar ini memang sangat penting untuk memperkuat peran dokter sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan kesehatan.

Dengan terpilihnya dr. Nedi Hidayat, Sp.A, M.Biomed sebagai ketua periode 2026–2029, diharapkan IDI Tanah Datar semakin solid, profesional, dan aktif berkontribusi dalam transformasi layanan kesehatan, mulai dari penguatan etika profesi, peningkatan kompetensi, pengabdian sosial, hingga keterlibatan dalam program-program prioritas seperti penurunan stunting dan perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. (McD)