PWI Tanah Datar di Dorong Untuk Profesional dan Melaksanakan UKW
Batusangkar,BeritaSumbar.ID,-Di tengah derasnya arus informasi di media sosial yang sering kali belum terverifikasi, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanah Datar didorong tampil sebagai garda terdepan penyaji berita akurat, berimbang, dan dapat dipercaya. Harapan itu disampaikan Bupati Tanah Datar yang diwakili Plt Asisten III Setda Tanah Datar, Drs. Yusrizal, MM, saat pelantikan dan pengukuhan Pengurus PWI Tanah Datar periode 2025–2028 di Gedung PKK Tanah Datar, Kompleks Indo Jolito, Batusangkar, Sabtu (31/01/2026).
Yusrizal menyebut, peta informasi telah berubah drastis. Media sosial kini menjadi rujukan utama masyarakat dalam mendapatkan informasi, namun sering mengabaikan aspek verifikasi dan akurasi. Karena itu, PWI diharapkan mampu melakukan lompatan kualitas pemberitaan dan menjadi rujukan tepercaya dalam menyajikan informasi pembangunan daerah yang benar dan berimbang.
Ia menegaskan, wartawan profesional tidak cukup hanya menyampaikan kabar, tetapi juga harus menjadi filter yang menyaring informasi benar dan menepis kabar menyesatkan. Pada kesempatan itu, Yusrizal juga mengapresiasi pengurus PWI Tanah Datar sebelumnya yang dinilai telah bekerja dalam situasi penuh tekanan, mulai dari masa pandemi Covid-19, dinamika Pilkada, hingga pemberitaan saat bencana banjir bandang.
Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navis, menyatakan tantangan terbesar wartawan di era digital bukan lagi kecepatan, melainkan keakuratan dan integritas. Kesalahan kecil dalam pemberitaan, ujarnya, dapat dengan cepat menyebar luas dan berdampak besar. Karena itu, wartawan dituntut menyajikan informasi objektif, akurat, dan berimbang, sekaligus menjaga etika di tengah derasnya arus informasi digital.
Widya menekankan pentingnya soliditas organisasi sebagai fondasi utama keberhasilan PWI di daerah. Program kerja sebaik apa pun, ujarnya, tidak akan berjalan maksimal tanpa kekompakan pengurus dan anggota. Ia juga mengingatkan agar PWI Tanah Datar terus membangun hubungan sehat dengan pemerintah daerah dan masyarakat, namun tetap menjaga independensi pers.
Di sisi lain, Widya menegaskan peningkatan profesionalisme melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. “UKW bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya menjaga kualitas dan kredibilitas wartawan,” tegasnya. Dengan pengurus baru yang resmi dikukuhkan, PWI Tanah Datar diharapkan semakin mampu menjawab tantangan zaman dan menjadi rujukan utama informasi bagi masyarakat di Luhak Nan Tuo. (***)
